Bentuk bentuk investasi :
1. Tabungan
2. Deposito
3. Saham
4. Tanah dan bangunan
5. Emas
6. Surat Berharga (saham, obligasi dan lain sebagainya)
SAHAM
Keuntungan Saham
1. Capital Gain
Yaitu keuntungan dari jual beli saham berupa kelebihan nilai tukar atau jual beli saham. Saham merupakan surat berharga yang paling popouler di antara surat berhaga lainya di pasar modal karena bila di bandingkan dengan infestasi yang lainya, saham memungkinkan pemodal untuk mendapatkan return yang lebih besar dalam waktu yang relatif singkat.selain tiu juga saham mempunyai high risk juga yaitu ketika harga saham merosot tajam secara cepat atau saham di delist (di hapus pencatatanya) dari bursa, sehingga penjual maupun pembeli harus mencari sendiri sendiri jika ingin menjual belikannya.dengan karakteristik high return dan high risk inilah pemodal harus benar benar memantau pergerakan saham yang di pegangnyaagar keputusan yang tepat di hasilkan dalam waktu yamg tepat.
2. Deviden
Keuntungn yang di bagikan ke pemilik saham, tidak semua keuntungan suatu perusahaan di bagikan ke pemilik saham, tapi ada juga yang tidak.besarnya dividen yang akan di bagikan di tentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Resiko Saham
1. Capital Loss
Yaitu kerugian dari penjualan saham, harga jual lebih rendah di bandingkan harga beli.
2. Resiko Likuidasi
Perusahaan yang di miliki sahamnya ternyata bangkrut dan oleh pengadilan dibubarkan.dalam hal ini prioritas pemegang saham berada di akhir setelah seluruh kewajibanya terlunaskan.jika masih ada sisa, barulah di bagikan secara proporsional kepada pemilik saham. Namun jika tidak mendapatkan sisa, maka pemegang daham tidak memperoleh apapun.
Berinvestasi di Bursa Efek.
Merupakan sebuah pasar yang terorganisir dimana para pialang melakukan transaksi jual beli surat berharga dengan berbagai perangkat aturan di bursa Efek tersebut
Jika di ilustrasikan bursa efek sebagai pengelola sebuah pasar, yang kois kiosnya di sewakan kepada Broker atau perusahaan efek, serta pembelinya adalah investor atau pemodal. Jadi pembeli tidak berhubungan langsung dengan bursa Efek, tetapi behubungan langsubg dengan pedagang.yang berhubungan langsung dengan bursa adalah para pedagang yang menempati kios tersebut. Pada dasarnya jika ingin membeli maupun menjual saham, haruslah berhubungan dengan perusahaan Efek ( Broker atau perusahaan pialang ) yang menjadi anggota bursa.perusaahan ini memiliki wakilnya di bursa, yang di sebut pialang.pialang akan berkerja sesuai dengan order/ amanah dari para pemilik modal atau investor, dan investor itu berkewajiban memberikan biaya komisi kepada pialang.
Dana minimal dalam berinvestasi
Tidak ada batasan minimal atau maksimal nominalnya, tetapi perdagangan saham yang di jual belikan dalam satuan dagang yaitu lot. Satu lot itu 500 lembar saham, itulah batas minimalnya. Tinggal di kalikan saja dengan harga perlembar saham.
Cara menjadi nasabah Perusahaan Efek
Nasabah hendaknya menyiapkan rekening terpisah dari tabungan pribadi. Rekening dibuat pada satu atau beberapa perusahaan efek, denganpembukaan itu maka secara resmi akan menjadi nasabah dan data identitasnya akan tercantum dalam pembukuan perusahaan efek seperti nama, alamat, nomor rekening bank dan lain lain serta menyepakati sebuah perjanjian yang berisikan hak dan kewajiban kedua belah pihak.
Proses jual beli saham
Pemilik modal atau investor berkeinginan membeli sebuah saham, lalu menghubungi pialang, pialang itu mencari di dalam kantor pialang yang kemudian di sebut pialang beli, apakah ada saham yang ingin di jual , di sisi lain ada pihak yang ingin menjual sahamnya, pihak itu juga memberi tau kepada pialang dimana dia mebuka rekeningnya bisa disebut juga sebagai pialang jual, setelah itu kantor pialang menewarkan sebuah sahamnya kepada kantor pialang lainya. Setelah dia ketemu ada yang ingin membelinya, mereka bertemu antara pialang jual dan pialang beli, mereka bernegosiasi untuk mendapatkan kesepakatan harga, setelah semua pihak menyetujui dan harga telah di sepakati.maka selesailah transaksi itu.
Remote trading
Dapat di artikan sebagai sistem perdagangan jarak jauh, dimana order transaksi di kantor broker langsung di kirim ke sistem perdagangan bursa efek tanpa memasukan order ke lantai bursa, hal ini sangat bermanfaat karena ;
• Proses transaksi dan konfirmasi jadi lebih cepat.
• Order investor dari luar kota dapat langsung dieksekusi ke sistem perdagangan bursa. Dengan demikian diharapkan investor dari luar kota dapa meningkat.
Proses Penyelesaiyan transaksi
Bursa Efek merupakan lembega yang memfasilitasi perdagangan, sedangkan penyelesaian transaksi di fasilitasi oleh Lembaga Kliring dan peminjam (LKP) serta Lembaga Pentimpanan dan Penyelesaian transaksi (LPP). Penyelesaiyan transaksi saham itu membutuhkan waktu selama 3 hari bursa, atau 3 hari setelah terjadinya transaksi. Dengan kata lain, seorang investor akan mendapatkan haknya pada hari ke 4 setelah transaksi terjadi.
OBLIGASI
Adalah surat berharga yang menunjukan bahwa penerbit obligasi meminjam kepada masyarakat dan berkewajiban untuk membayar bunga secara berkala dan kewajiban melunasi pokok utang pada waktu yang telah di tentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.
Karakteristik obligasi
1. Memiliki Masa Jatuh Tempo, masa berlaku obligasi di tentukan pada saat penerbitan, misalnya 5 tahun, 7 tahun. Jika telah melewati masa itu maka obligasi sudah tidak berlaku.
2. Nilai Pokok Utang, besarnya nilai yang di keluarkan sebuah perusahaan pada awal penerbitan.
3. Kupon Obligaasi (bunga obligasi), pendapatan utama pemegang obligasi. Di bayarkan pada waktu waktu tertentu yang telah di tetapkan sebelumnya.
4. Peringkat Obligasi, kemampuan bayar sebuah obligasi, di keluarkan oleh lembaga independen yang secara khusus memberikan peringkat atas smua obligasi yang di terbitkan perusahaan.
Kekeuntungan obligasi
• Memberikan pendapatan tetap berupa kupon, akan mendapatkan bunga rutin selama waktu berlakunya obligasi.
• Keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain)pemegang saham dapat menjualbelikan obligasi yang di milikinya. Di jual pada pasar sekunder melalui dealer atau pialang.
Risk obligasi
• Resiko perusahaan tidak dapat membeyar kupon oblogasi maupun resiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi.
• Risiko tingkat suku bunga, pergerakan harga obligasi berbanding terbalik dengan tingkat suku bunga. Jika suku bunga naik maka harga obliasi akan turun, begitu juga sebaliknya.
Sudut pandang penerbitan obligasi
1. Dari sisi pihak yang menerbitkan
i) Obligasi Komparasi (comparate bonds) : di terbitkan oleh perusahaan publik misalnya telkom dan indosat, serta perusahaan non publik seperti pegadaian , PLN
ii) Obligasi pemerintah (government bonds) : yaitu obligasi atau surat utang yang di keluarkan oleh pemerintah pada suatu negara.
iii) Obligasi pemerintah daerah
2. Dari sudut kupon atau bunga yang di tawarkan
i) Fixed Rate, yaitu obligasi yang memberikan kupon dengan presentase tetap sampai masa berlaku obligasi tersebut habis.
ii) Floating Rate yaitu obligasi yang besarnya kupon berdasarkan ukuran tertentu, misalnya kupon yang diberikan adalah 2% di atas SBI, maka besarnya kupon mengikuti besarnya suku bunga SBI selama masa berlaku obligasi.
3. Obligasi syariah
i) Obligasi syariah Mudharabah , yaitu obligasi yang di terbitkan dalam mengacu pada sistem bagi hasil
ii) Obligasi syariah Ijarah, yaitu obligasi yang diterbitkan mengacu pada sistem pembayaran sewa.
Saham dan obligasi dapat di peroleh media cetak Media elektronik, media internet, dan media media lain yang menginformasikan tentang saham dan obligasi.
PROSPEKTUS
Merupakan informasi atau dokumen penting dalam proses penawaran umum baik saham maupun obligasi , disini terdapat informasi yang berhubungan dengan keadaan perusahaan yang melakukan penawaran umum. Dengan adanya prospektus, pemodal mendapatkan seluruh informasi penting dan relevan sehingga pemodal dapat mengambil keputusan investasi secara tepat.
Penyusunan Prospektus mengacu pada hal sebagai berikut.
1. Memuat semua rincian dan fakta material mengenai penawaran Umum dari Emiten
2. Harus di buat dengan jelas dan komunikatif
3. Fakta fakta dan pertimbangan pertimbangan yang paling penting harus di buat ringkasan dan di ungkapkan pada bagian awal prospektus.
4. Emiten, Penjamin Pelaksanaan Emiten, Lembaga Penunjang dan profesi penunjang pasar modal bertanggung jawab menentukan dan mengungkapkan fakata secara jelas dan mudah di baca.
Bagian penting dari Prospektus agar di perhatikan bagi calon investor
Jumlah saham yang di tawarkan, karena jumlah saham yang di tawarkan kepada masyarakat menunjukan berapa besar dari bagian modal yang akan di miliki oleh publik, semakin banyaknya jumlah saham yang di keluarka maka perdagangan akan semakin likuiddi bursa, tercantum pada bagian tengah dari halaman muka Prospektus
Nilai nominal dan harga saham, nilai pasar dan nilai nominal biasanya berbeda, tercantum pada bagian tengah dari halaman muka Prospektus.
Bidang usaha,
Riwayat singkat perusahaan, keterangan tentang perseroan dan anak perusahaan. Hal ini memberikan keterangan riwayat singkat pendirian perusahaan dan lama beroprasi perusahaan tersebut.
Tujuan go publik (Rencana penggunaan dana), rencana penggunaan dana di peroleh dari penawaran umum di berikan secara presentasi kegiatan kegiatan yang akan di laksanakan.
Kegiatan dan prospek kerja, di sajikan dalam suatu bab tersendiri yang meliputi aspek aspek produksi, penjualan, pemasaran, distribusi produk, kompetisi, dan strategi
Risiko usaha yang akan di hadapi
Kebijakan pembagian dividen
Kinerja keuangan perusahaan, dengan melihat datta keuangan priode sebelumnya dapat di buat suatu perkiraan.
Agen agen penjualan, yaitu perusahaan efek yang di tunjuk oleh emisi untuk bertindak menjadi agen penjualan saham. Investor akan melakukan pemesanan saham kepada agen agen tersebut.
Beberapa jadwal yang berhubungan dengan penawaran umum dalam prospektus :
Tanggal efektif, menunjukan tanggal di keluarkannya Surat Pernyataan efektif oleh BAPEPAM
Masa penawaran, periode melakukan penawaran umum atas Efek yangakan ditawarkan kepada masyarakat. Sekurang kurangnya 3 hari
Tanggal akhir penjatahan. Dimana hasil akhir dari penjatahaan atas pesanan Efek yang di umumkan kepada masarakat.dikarenakan adanya kelebihan presentase dari jumlah Efek yang ditawarkan
Tanggal penegmbalian uang pesanan, khusus bagi yang terkena penjatahan atas pesanan yang tidak terpenuhi seluruhnya
Tanggal pencatatan, tanggal dimana pencatatan atau di daftarkan pada Bursa Efek, dan pada tanggal itu pula Efek dapa di perdagangkan di pasar sekunder.
LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN
Neraca
Merupakan laporan yang menunjukan posisi keuangan, menunjukan aktiva, kewajiban, dan Equitas dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu.aktiiva lancar di urutkan menurut tingkat likuiditasnya dan kewajiban di urutkan berdasarkan jatuh temponya.
Laporan laba rugi
Merupakan ringkasan aktivitas usaha perusahaan untuk periode tertentu yang melaporkan hasil usaha bersih atau kerugian yang timbul dari kegiatan usaha dan aktivitas lainya.
Laporan Perubahan Equitas,
Laporan yang menunjukan perubahan equitas perusahaan yang menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama Periode Pelaporan.
Laporan Arus Kas
Menunjukan penerimaan dan pengeluaran kas dalam akrivitas perusahaan selama periode tertentu, di klasifikasikan menurut
i) Arus kas dari proses produksi , diperoleh dari penghasilan utama pendapatan perusahaan dan biaya operasional yang di gunakan serta pajak penghasilan, metode yang di gunakan adalah (direct method)
ii) Arus kas dari aktivitas investasi, mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan penerimaan dan atau pelepasan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas dimasa yang akan datang.
iii) Arus kas dari proses pendanaan, timbul dari penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan transaksi pendanaan jangka panjang dengan pemegang saham perusahaan dan kreditur, antara lain ; penerimaan kas dari Emisi saham dan obligasi, pembayaran dividen, serta pelunasan pinjaman,
Catatan Laporan Keuangan ;
Memberikan penjelasan tentang gambaran umum perusahaan, ikhtisar kebijakan akuntansi, penjelasan pos pos laporan keuangan dan informasi penting lainya.
OPINI AKUNTAN
1) Pendapat wajar tanpa pengecualian, pendapat tanpa cacat, bersih tanpa pengecualian. Akuntan akan memberikan pendapat seperti ini jika laporan keuangan secara umum menggambarkan posisi keuangan yang wajar yang di dasarkan pada standar akuntansi yang berlaku serta konsisten dalam pelaporannya.
2) Pendapat wajar dengan pengecualian, wajar dengan catatan tetentu atau pendapat bersyarat.mekanismenya telah sesuai dengan sistem standar akuntansi yang berlaku namun hal hal tertentu tidak dapat di terima oleh akuntan publik siifatnya material tetapi tidak merusak kewajaran laporan keuangan secara menyeluruh.
3) Pendapat tidak wajar, ditemukan ketidak wajaran baik karena banyaknya perkiraan atau jumlah yang menjadi masalah, maupun karena sistem penerapan prinsip prinsip akuntansi tidak wajar atau tidak konsisten, bertentangan dengan syarat syarat agar laporan keuangan dapat dinyatajkan wajar.
4) Menolak pemberian pendapat, akuntan merasa pemeriksaannya tidak cukup mendukung memberikan suatu pendapat atas laporan keuangan atau dirinya dianggap tidak independen dalam memberikan pendapat atas laporan keuangan yang di periksa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar